oleh

Kapolsek Plaosan AKP SUKONO, S.H., Hadir Dalam Kegiatan Vidcon Bersama Kapolri Dalam Rangka Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2019 Di Polres Magetan

Kapolsek Plaosan AKP SUKONO, S.H., Hadir Dalam Kegiatan Vidcon Bersama Kapolri Dalam Rangka Cipta Kondisi Jelang Pemilu 2019 Di Polres Magetan

Banyak hal yang dilakukan Pimpinan Polri dalam upaya membangun kepercayaan publik terhadap kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia. Kebijakan-kebijakan Kapolri sebagai pimpinan tertinggi di institusi kepolisian harus segera dapat tersampaikan kepada seluruh anggota yang ada di wilayah seluruh indonesia. Dengan kemajuan sarana teknologi informasi pada saat ini hal ini bisa dilakukan dengan menggelar sarana Vidio Conferens yang bisa di ikuti oleh seluruh jajaran di wilayah setingkat Polres.

Seperti yang dilakukan pada hari ini, Kapolsek Plaosan AKP SUKONO, S.H., mengikuti kegiatan Vidcon dengan Kapolri dalam rangka membahas perkembangan situasi Kamtibmas terkini jelang pesta demokrasi tahun 2019 yang diadakan di Ruang Eksekutif Polres Magetan, Senin (05/11/2018).

Pada kegiatan Vidcon kali ini di hadiri oleh Kapolres Magetan AKBP MUSLIMIN, S.I.K., Wakapolres Magetan Kompol DJUMADI, S.H., Para Kabag dan Kasat serta Para Kapolsek Jajaran Polres Magetan, Para Kasi serta Perwira Polres Magetan.

Dalam arahannya, Kapolri Jenderal Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian M.A., Ph.D., mengatakan bahwa tujuan utama dari diadakannya kegiatan ini adalah demi terciptanya Kamtibmas yang kondusif menjelang pesta demokrasi tahun 2019 mendatang. Guna mencapai hal tersebut, dibutuhkan komitmen kuat masing-masing personel yang terlibat melalui berbagai kegiatan preemtif, preventif dan represif.

“Saya minta semua yang terlibat dan benar-benar serius menjalankan tugas sesuai tupoksi masing-masing.” Tegas Kapolri.

“Tanggung jawab keamanan selama berlangsungnya pesta demokrasi ada di pundak kita. Lakukan terobosan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan. Koordinasikan dengan penyelenggara pemilu dan stakeholder lainnya.” imbuhnya

Kedepan, lanjut Kapolri, kerawanan terbesar justru berangkat dari media sosial. Berita hoax, ujaran kebencian dan isu sara masih menjadi tantangan yang perlu diantisipasi sejak dini. Beredarnya isu di media sosial dapat berkembang menjadi ancaman di dunia nyata.

“Ini tantangan kita di era digital seperti sekarang. Giatkan kembali patroli siber. Segera laporkan jika menemukan konten negatif yang mengarah pada adu domba, memecah belah, hate speech, Sara maupun hoax” ucap Kapolri dalam Vidioconference tersebut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed